Analisis Jaringan Kelembagaan dalam Pengembangan Geopark Bayah Dome untuk Membangun Komunikasi Kolaboratif Multi-Pihak
Poster ini memvisualisasikan hasil penelitian mengenai pengembangan model komunikasi kolaboratif untuk pengelolaan Geopark Bayah Dome, yang sedang dipersiapkan menuju status UNESCO Global Geopark. Kajian berfokus pada tantangan pengelolaan yang melibatkan 23 lembaga pemangku kepentingan dengan beragam karakteristik, yang mengakibatkan asimetri informasi dan partisipasi tidak setara.
Penelitian menggunakan pendekatan mixed-methods (kuantitatif-kualitatif) dengan desain sequential explanatory. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan studi dokumen. Analisis utama dilakukan dengan Interpretive Structural Modeling (ISM) untuk memetakan hierarki dan hubungan pengaruh antar pemangku kepentingan, serta kerangka 4A (Access, Awareness, Action, Advocacy) untuk mengukur keberlanjutan kelembagaan.
Temuan kunci mengungkap:
- Kesenjangan Komunikasi:Pola komunikasi top-down antara pembuat kebijakan dan pelaksana lapangan, serta terdistorsinya aspirasi komunitas adat dalam proses kebijakan.
- Ketergantungan Struktural: Analisis ISM menunjukkan ketergantungan tinggi pada lembaga penghubung (KNGI) sebagai penggerak utama.
- Partisipasi Terbatas:Keterlibatan komunitas adat dibatasi oleh norma tradisional (pikukuh) dan kesenjangan pemahaman antara nilai adat dan konsep geopark modern.
- Tingkat Keberlanjutan: Indeks keberlanjutan kelembagaan mencapai 62,4% (kategori cukup). Dimensi Action (partisipasi) paling kuat (65,12%), sementara Access (aksesibilitas) paling lemah (59,39%).
Kesimpulan penelitian menekankan kebutuhan mendesak akan model komunikasi kolaboratif yang berbasis budaya lokal, guna menjembatani kepentingan multistakeholder dan memperkuat peran komunitas adat. Integrasi analisis ISM dan kerangka 4A yang ditawarkan memberikan peta jalan strategis untuk percepatan pencapaian status UNESCO Global Geopark.
Luaran penelitian mencakup artikel ilmiah, policy brief, monograf, dan HKI berupa poster ini. Kegiatan ini didukung oleh Universitas Mercu Buana dan Badan Pengelola Geopark Bayah Dome.








